Pages

Wednesday, November 9, 2016

makalah peristiwa penting eropa

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
            Dalam tulisan ini, akan mendeskripsikan tentang berbagai permasalahan yang menjadi ruang lingkup kajian mengenai latar belakang beberapa perubahan atau peristiwa penting di daratan Eropa, dengan peristiwa itu mendorong bangsa-bangsa Barat melakukan  kolonialisme dan imperialisme terhadap wilayah-wilayah yang diklaim sebagai miliknya.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimana terjadinya peristiwa besar di Eropa?
2.      Apa Saja perubahan-perubahan di Eropa membawa pengaruh
 terhadap dunia timur?

C.    TUJUAN PENULISAN
            Tujuan penulisan makalah adalah untuk mengetahui bagaimanaperistiwa di eropa yang berpengaruh terhadap kehidupan umat manusia.















BAB II
PEMBAHASAN
PERISTIWA-PERISTIWA PENTING DI EROPA
 Untuk memperjelas pemahaman Anda mengenai perkembangan Sejarah Eropa, berikut ini dapat Anda pelajari mengenai pembabakan Sejarah Eropa secara kronologis (sesuai urutan waktu).
a.    Jaman Yunani klasik
b.    Jaman Romawi klasik
kedua jaman ini sering disebut jaman Eropa kuno (klasik)
c.     Jaman (abad) pertengahan.
d.    Jaman peralihan (transisi) dari abad pertengahan ke modern ditandai lahirnya gerakan Renaissance, Reformasi, terbentuknya negara nasional dan merkantilisme.
e.      Jaman Baru (modern) diawali dengan Revolusi Perancis.
        Peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di Eropa antara abad 14-18 ditandai dengan gerakan Renaissance. Apakah Renaissance, berikut penjelasannya.

A.    Renaissance
Istilah Renaissance berasal dari bahasa Latin “renaitre” yang berarti “hidup kembali” atau “lahir kembali”. Pengertian renaissance adalah menyangkut kelahiran atau hidupnya kembali kebudayaan klasik Yunani dan Romawi dalam kehidupan masyarakat Barat.
           Dalam pengertian yang lebih spesifik, Renaissance diartikan sebagai suatu periode sejarah di mana perkembangan kebudayaan Barat memasuki periode baru dalam semua aspek kehidupan manusia, seperti ilmu-ilmu pengetahuan, teknologi, seni dalam semua cabang, perkembangan sistem kepercayaan, perkembangan sistem politik, institusional, bentuk-bentuk sistem kepercayaan yang baru dan lain-lain.

Secara historis Renaissance adalah suatu gerakan yang meliputi suatu zaman di mana orang merasa dirinya telah dilahirkan kembali dalam keadaban. Di dalam kelahiran kembali itu orang kembali pada sumber-sumber murni bagi pengetahuan dan keindahan. Dengan demikian orang memiliki norma-norma yang senantiasa berlaku bagi hikmat dan kesenian manusia.
            Pemakaian kata Renaissance pertama kali oleh Jules Michelet, seorang sejarawan Perancis yang lahir di abad ke-18 dan mulai terkenal di dunia Barat pada abad ke-19 karena karyanya yang berjudul “History of France” yang menekankan bahwa masa romatik Abad Pertengahan bukanlah sama sekali tidak berguna bagi perkembangan kebudayaan Barat.

Jules Michelet membedakan antara masyarakat Renaissance dengan masyarakat Abad Pertengahan adalah pada penafsiran pelaksanaan agama dalam kehidupan masyarakat.

Di dalam buku “History of France” itulah terdapat kata Renaissance yang digunakan untuk menyebutkan jaman setelah Abad Pertengahan. Menurut Jules Michelet, Abad Pertengahan ditandai oleh faktor dogmatis, sedangkan manusia Renaissance ditandai oleh faktor humanis.

Setelah Jules Michelet menggunakan kata Renaissance dalam tulisannya, selanjutnya dipopulerkan oleh penulis-penulis Eropa lainnya, seperti Jacob Burckhardt, dengan buku berjudul “The Civilization of the Renaissance in Italy”.

Jacob Burckhardt mengemukakan definisi Renaissance sebagai gerakan yang menemukan dunia dan manusia yang sebenarnya. Burckhardt memandang Renaissancelah yang menyelami manusia dan dunia, artinya Renaissance dipandang sebagai masa individualistis, masa kemajuan dari berbagai ikatan dan kewajiban lama. Subjek manusia pribadi menuntut haknya. Manusia tidak lagi berpaling dari dunia tetapi sebaliknya menghadapi dunia. Agama Kristen tidak menjadi dasar hidup lagi. Gereja bukan satu-satunya tempat keselamatan.
Renaissance mempunyai arti penting dalam sejarah kebudayaan Barat. Renaissance adalah masa kekuasaan, kesadaran, keberanian, kepandaian yang luar biasa, kebebasan dan seringkali semua itu tidak ada batasnya.
Manusia Renaissance ditandai dengan pemilikan ilmu pengetahuan lebih dari satu, maksudnya menguasai banyak ilmu pengetahuan. Agama menjadi hal yang hanya mengenai individu, perhatian orang lebih banyak ditujukan untuk dunia.
Di jaman Renaissance, manusia hidup bebas dalam menentukan corak hidupnya dan tidak lagi terikat oleh doktrin gereja. Pengaruh Renaissance makin lama makin meresap di berbagai bidang hidup, sehingga bertambah banyak orang, teristimewa dari golongan cendekiawan, mulai melepaskan diri dari kuasa Firman Tuhan. Ilmu pengetahuan dan kebudayaan umum mulai memisahkan diri dari ajaran dan dogma agama Kristen. Terutama ilmu alam yang berdasarkan ilmu pasti, mulai bertentangan dengan pandangan Gereja yang sampai masa itu diajarkan dan dipercaya sebagai kebenaran ilahi.

B.     Merkantilisme
Merkantilisme adalah pemikiran teori ekonomi yang mengungkapkan bahwa kemakmuran suatu Negara dihitung dari jumlah kapital yang dimilikinya. Dalam teori ekonomi merkantilisme ini, suatu Negara akan berusaha keras untuk selalu mempunyai neraca perdagangan yang positif. Dalam arti, suatu Negara akan berupaya agar nilai ekspornya lebih besar daripada nilai impornya, sehingga kapital yang terkumpul dari selisih perdagangan tersebut akan semakin banyak. Kapital atau aset atau harta kekayaan Negara bisa berbentuk mineral berharga seperti emas, ataupun komoditas lainnya yang mempunyai nilai tinggi). Teori ekonomi merkantilisme ini menganggap sangat penting sisi ekspor dan berusaha menekan sisi impor. Negara berupaya agar nilai ekspornya semakin besar. Dan sebaliknya, Negara akan berusaha untuk menekan serendah mungkin nilai impornya. Dengan demikian, kekayaan Negara akan semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Secara teori, sistem merkantilisme ini memang sangat logis. Setiap Negara tentu ingin agar nilai ekspornya selalu lebih tinggi daripada nilai impor. Namun, dalam kenyataannya, sangatlah sulit untuk menerapkan sistem ini jika tidak didukung dengan kemampuan Negara dan kekayaan alam yang dimiliki oleh Negara. Jika pada kenyataannya suatu Negara tidak memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mumpuni, maka yang akan terjadi adalah Negara tersebut akan berusaha memenuhi segala kekurangan dirinya dengan cara mengimpor dari Negara lain. Jika Negara tersebut memaksakan diri untuk selalu mempunyai surplus neraca perdagangan, maka secara otomatis harus mengorbankan kebutuhan warganya akan komoditas tertentu. Tentu saja hal tersebut bukanlah kebijakan yang baik. Maka dari itu, pada zaman dahulu, demi mendapatkan komoditas alam yang tidak terdapat di negaranya sendiri, banyak Negara Eropa lantas melakukan politik ekspansi, alias menjajah Negara lain. Dengan demikian, mereka mendapatkan banyak keuntungan dari perdagangan komoditas alam yang mereka lakukan. Dengan cara itu, mereka mampu mengumpulkan kekayaan Negara yang sangat besar.

C.    Reformasi Gereja
Pengaruh masa Renaissance tidak hanya pada bidang kesenian, kebudayaan, politik maupun ilmu pengetahuan namun juga menyebabkan sikap kritis terhadap kehidupan gereja/agama.
Bagaimanakah pengaruh gerakan Renaissance terhadap lahirnya Reformasi Gereja?
Pengaruh gerakan Renaissance berupa sikap kritis terhadap penyimpanganpenyimpangan yang dilakukan oleh pihak Gereja Katolik pada waktu itu terutama adanya penjualan surat pengampunan dosa (disebut surataflat). Surat pengampunan itu dijual kepada mereka yang tidak dapat ikut dalam perang salib antara abad 11-13
Tahukah Anda yang dimaksud dengan perang salib? Perang salib adalah perang yang dilakukan oleh tentara/pasukan Eropa yang beragama Kristen dengan menggunakan tanda salib di bajunya untuk membebaskan kota Yerusalem dari kekusaan Turki Islam. Kebiasaan penjualan Surat pengampunan dosa kemudian dilakukan untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan geraja dan seterusnya.
          Faktor lain dari munculnya Reformasi Gereja adalah keinginan untuk membebaskan diri dari kepemimpinan Paus terhadap kehidupan beragama di negara-negara Eropa. Hal ini tampak pada pertikaian antara raja Frederik II dari Prusia dengan Paus Innocencius pada abad 13, raja Phillip IV dari Prancis dengan Paus Bonifacus pada abad 14.
  
       Dari uraian di atas mengertikah Anda apa yang dimaksud dengan gerakan reformasi?
Reformasi berasal dari kata re artinya kembali dan form artinya bentuk. Reformasi diartikan sebagai sebuah gerakan yang bertujuan untuk kembali ke bentuk ajaran agama seperti yang dicontohkan oleh Nabi Isa. A.S.
          Pelopor reformasi Gereja adalah Martin Luther (1483-1546)
 seorang pastor dan guru besar Universitas Wittenberg di Sachsen
 Jerman yang gambarnya dapat anda simak di samping ini.


























BAB III

PENUTUP
1.      Kesimpulan
Berikut kesimpulan yang bias penulis sebutkan.
a)      Renaissance
Kata Renaissance digunakan sejarawan untuk menunjukkan berbagai periode kebangkitan intelektual, khususnya yang terjadi di Eropa. IstilahRenaissance berasal dari bahasa Perancis yang berarti kebangkitan kembali, yang lahir kembali adalah kebudayaan Yunani dan Romawi Kuno, setelah berabad-abad dikubur oleh masyarakat abad pertengahan dibawah pimpinan gereja.
Adapun tokoh-tokoh yang berperan dalam masa ini adalah Roger Bacon, Copernicus, Johannes Keppler, Galileo Galilei.

b). Secara teori, sistem merkantilisme ini memang sangat logis. Setiap Negara tentu ingin agar nilai ekspornya selalu lebih tinggi daripada nilai impor. Namun, dalam kenyataannya, sangatlah sulit untuk menerapkan sistem ini jika tidak didukung dengan kemampuan Negara dan kekayaan alam yang dimiliki oleh Negara. Jika pada kenyataannya suatu Negara tidak memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mumpuni, maka yang akan terjadi adalah Negara tersebut akan berusaha memenuhi segala kekurangan dirinya dengan cara mengimpor dari Negara lain. Jika Negara tersebut memaksakan diri untuk selalu mempunyai surplus neraca perdagangan, maka secara otomatis harus mengorbankan kebutuhan warganya akan komoditas tertentu. Tentu saja hal tersebut bukanlah kebijakan yang baik. Maka dari itu, pada zaman dahulu, demi mendapatkan komoditas alam yang tidak terdapat di negaranya sendiri, banyak Negara Eropa lantas melakukan politik ekspansi, alias menjajah Negara lain






DAFTAR PUSTAKA

Abdul Hakim, Atang dan Ahmad Saebani, Beni. 2008. Filsafat Umum. Bandung: Pustaka Setia.
Hardiman, Budi. 2011 Pemikiran-Pemikiran yang Membentuk Dunia Modern (Dari Machiavelli sampai Nietzsche). Jakarta : Erlangga.
Surajiyo. 2010. Filsafat Umum dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
















Tuesday, September 20, 2016

makalah Khalid bin walid

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Sebagai umat muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, tentunya tahu siapakah Nabi akhir jaman, Nabi penutup dari para nabi, dialah baginda Rasulullah Muhammad SAW. Sebagai nabi penutup, tentunya harus kita pahami bahwa Rasulullah SAW hadir di muka bumi dengan membawa risalah yang menghapuskan atau menyempurnakan risalah-risalah sebelumnya.
Muhammad SAW sebagai nabi akhir zaman, mesti dipahami juga bahwa beliau hadir adalah untuk semua manusia dan menjadi rahmat bagi seluruh alam sampai akhir zaman. Beda dengan nabi-nabi sebelumnya yang hanya terbatas untuk umatnya saja dan untuk pada zamannya saja. Pada zaman Nabi Muhammad saw ini banyak pigur-pigur yang berpengaruh dalam penyebaran agama islam dengan karakteristik yang berbeda-beda. Baik itu yang mengikuti Nabi Muhammad maupun justru yang bertolak belakang dengan Nabi Muhammad.
Maka dari hal inilah, penulis mencoba memaparkan mengenai pigur-pigur para tokoh pada zaman Rosulullah saw, baik itu yang sholeh mupun yang salah.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      bagaimana kisah sahabat Rosululloh Khalid bin walid ?
2.      Apa bukti dari sifat kesholehan dan kesalahan mereka?

C.    TUJUAN
1.      Mengetahui pigur Khalid bin walid pada zaman rasullulloh



BAB II
PEMBAHASAN

1.        Khalid bin walid
a.    Biografi
Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Banu Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk di antara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik. Awalnya Khalid bin Walid adalah panglima perang kaum kafir Quraisy yang terkenal dengan pasukan kavalerinya. Pada saat Pertempuran Uhud, Khalidlah yang melihat celah kelemahan pasukan Muslimin yang menjadi lemah setelah bernafsu mengambil rampasan perang dan turun dari Bukit Uhud dan menghajar pasukan Muslim pada saat itu. Tetapi setelah perang itulah Khalid mulai masuk Islam.
Ayah Khalid yang bernama Walid bin Mughirah dari Bani Makhzum, adalah salah seorang pemimpin yang paling berkuasa di antara orang-orang Quraisy. Dia sangat kaya. Dia menghormati Ka'bah dengan perasaan yang sangat mendalam. Sekali dua tahun dialah yang menyediakan kain penutup Ka'bah. Pada masa ibadah Haji dia memberi makan dengan cuma-cuma bagi semua orang yang datang berkumpul di Mina.
Ketika orang Quraisy memperbaiki Ka'bah tidak seorang pun yang berani meruntuhkan dinding-dindingnya yang tua itu. Semua orang takut kalau-kalau jatuh dan mati. Melihat suasana begini Walid maju kedepan dengan bersenjatakan sekop sambil berteriak, "O, Tuhan jangan marah kepada kami. Kami berniat baik terhadap rumahMu".Nabi mengharap-harap dengan sepenuh hati, agar Walid masuk Islam. Harapan ini timbul karena Walid seorang kesatria yang berani dimata rakyat. Karena itu dia dikagumi dan dihormati oleh orang banyak. Jika dia telah masuk Islam ratusan orang akan mengikutinya.
Dalam hati kecilnya Walid merasa, bahwa Al Qur-'an itu adalah kalimat-kalimat Allah. Dia pernah mengatakan secara jujur dan terang-terangan, bahwa dia tidak bisa berpisah dari keindahan dan kekuatan ayat-ayat suci itu.Suku Banu Makhzum mempunyai tugas-tugas penting. Jika terjadi peperangan, Banu Muhzum lah yang mengurus gudang senjata dan gudang tenaga tempur. Suku inilah yang mengumpulkan kuda dan senjata bagi prajurit-prajurit.
Tidak ada cabang suku Quraisy lain yang bisa lebih dibanggakan seperti Banu Makhzum. Ketika diadakan kepungan maut terhadap orang-orang Islam dilembah Abu Thalib, orang-orang Banu Makhzumlah yang pertama kali mengangkat suaranya menentang pengepungan itu.Kita tidak banyak mengetahui mengenai Khalid pada masa kanak-kanaknya. Tetapi satu hal kita tahu dengan pasti, ayah Khalid orang berada. Dia mempunyai kebun buah-buahan yang membentang dari kota Mekah sampai ke Taif. Kekayaan ayahnya ini membuat Khalid bebas dari kewajiban-kewajibannya.Dia lebih leluasa dan tidak usah belajar berdagang. Dia tidak usah bekerja untuk menambah pencaharian orang tuanya. Kehidupan tanpa suatu ikatan memberi kesempatan kepada Khalid mengikuti kegemarannya. Kegemarannya ialah adu tinju dan berkelahi.Saat itu pekerjaan dalam seni peperangan dianggap sebagai tanda seorang Satria. Panglima perang berarti pemimpin besar. Kepahlawanan adalah satu hal terhormat di mata rakyat.

Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang yang terpandang dimata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Satu-satunya permintaan Khalid ialah agar menjadi orang yang dapat mengatasi teman-temannya di dalam hal adu tenaga. Sebab itulah dia menceburkan dirinya kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya kedalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang.Pandangan yang ditunjukkannya mengenai taktik perang menakjubkan setiap orang. Dengan gamblang orang dapat melihat, bahwa dia akan menjadi ahli dalam seni kemiliteran.Dari masa kanak-kanaknya dia memberikan harapan untuk menjadi ahli militer yang luar biasa jenialnya.
Pada masa kanak-kanaknya Khalid telah kelihatan menonjol di antara teman-temannya. Dia telah sanggup merebut tempat istimewa dalam hati rakyat. Lama kelamaan Khalid menanjak menjadi pemimpin suku Quraisy. Pada waktu itu orang-orang Quraisy sedang memusuhi Islam. Mereka sangat anti dan memusuhi agama Islam dan penganut-penganut Islam. Kepercayaan baru itu menjadi bahaya bagi kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy sangat mencintai adat kebiasaannya. Sebab itu mereka mengangkat senjata untuk menggempur orang-orang Islam. Tunas Islam harus dihancurkan sebelum tumbuh berurat-berakar. Khalid sebagai pemuda Quraisy yang berani dan bersemangat berdiri di garis paling depan dalam penggempuran terhadap kepercayaan baru ini. Hal ini sudah wajardan seirama dengan kehendak alam.
Sejak kecil pemuda Khalid bertekad menjadi pahlawan Quraisy. Kesempatan ini diperolehnya dalam pertentangan-pertentangan dengan orang-orang Islam. Untuk membuktikan bakat dan kecakapannya ini, dia harus menonjolkan dirinya dalam segala pertempuran. Dia harus memperlihatkan kepada sukunya kwalitasnya sebagai pekelahi.

b.         Sejarah pada peristiwa perang uhud
Kekalahan kaum Quraisy di dalam perang Badar membuat mereka jadi kegila-gilaan, karena penyesalan dan panas hati. Mereka merasa terhina. Rasa sombong dan kebanggaan mereka sebagai suku Quraisy telah meluncur masuk lumpur kehinaan. Arang telah tercoreng dimuka orang-orang Quraisy. Mereka seolah-olah tidak bisa lagi mengangkat dirinya dari lumpur kehinaan ini. Dengan segera mereka membuat persiapan-persiapan untuk membalas pengalaman pahit yang terjadi di Badar.Sebagai pemuda Quraisy, Khalid bin Walid pun ikut merasakan pahit getirnya kekalahan itu. Sebab itu dia ingin membalas dendam sukunya dalam peperangan Uhud. Khalid dengan pasukannya bergerak ke Uhud dengan satu tekad menang atau mati. Orang-orang Islam dalam pertempuran Uhud ini mengambil posisi dengan membelakangi bukit Uhud.
Sungguhpun kedudukan pertahanan baik, masih terdapat suatu kekhawatiran. Dibukit Uhud masih ada suatu tanah genting, dimana tentara Quraisy dapat menyerbu masuk pertahanan Islam. Untuk menjaga tanah genting ini, Nabi menempatkan 50 orang pemanah terbaik. Nabi memerintahkan kepada mereka agar bertahan mati-matian. Dalam keadaan bagaimana jua pun jangan sampai meninggalkan pos masing-masing.Khalid bin Walid memimpin sayap kanan tentara Quraisy empat kali lebih besar jumlahnya dari pasukan Islam. Tetapi mereka jadi ragu-ragu mengingat kekalahant-kekalahan yang telah mereka alami di Badar. Karena kekalahan ini hati mereka menjadi kecil menghadapi keberanian orang-orang Islam.Sungguh pun begitu pasukan-pasukan Quraisy memulai pertempuran dengan baik. Tetapi setelah orang-orang Islam mulai mendobrak pertahanan mereka, mereka telah gagal untuk mempertahankan tanah yang mereka injak.Kekuatannya menjadi terpecah-pecah. Mereka lari cerai-berai. Peristiwa Badar berulang kembali di Uhud. Saat-saat kritis sedang mengancam orang-orang Quraisy. Tetapi Khalid bin Walid tidak goncang dan sarafnya tetap membaja. Dia mengumpulkan kembali anak buahnya dan mencari kesempatan baik guna melakukan pukulan yang menentukan.
Melihat orang-orang Quraisy cerai-berai, pemanah-pemanah yang bertugas ditanah genting tidak tahan hati. Pasukan Islam tertarik oleh harta perang, harta yang ada pada mayat-mayat orang-orang Quraisy. Tanpa pikir panjang akan akibatnya, sebagian besar pemanah-pemanah, penjaga tanah genting meninggalkan posnya dan menyerbu kelapangan.Pertahanan tanah genting menjadi kosong. Khalid bin Walid dengan segera melihat kesempatan baik ini. Dia menyerbu ketanah genting dan mendesak masuk. Beberapa orang pemanah yang masih tinggal dikeroyok bersama-sama. Tanah genting dikuasai oleh pasukan Khalid dan mereka menjadi leluasa untuk menggempur pasukan Islam dari belakang.
Dengan kecepatan yang tak ada taranya Khalid masuk dari garis belakang dan menggempur orang Islam dipusat pertahanannya. Melihat Khalid telah masuk melalui tanah genting, orang-orang Quraisy yang telah lari cerai-berai berkumpul kembali dan mengikuti jejak Khalid menyerbu dari belakang. Pemenang-pemenang antara beberapa menit yang lalu, sekarang telah terkepung lagi dari segenap penjuru, dan situasi mereka menjadi gawat.
Khalid bin Walid telah merobah kemenangan orang Islam di Uhud menjadi suatu kehancuran. Mestinya orang-orang Quraisylah yang kalah dan cerai-berai. Tetapi karena gemilangnya Khalid sebagai ahli siasat perang, kekalahan-kekalahan telah disunglapnya menjadi satu kemenangan. Dia menemukan lobang-lobang kelemahan pertahanan orang Islam.Hanya pahlawan Khalidlah yang dapat mencari saat-saat kelemahan lawannya. Dan dia pula yang sanggup menarik kembali tentara yang telah cerai-berai dan memaksanya untuk bertempur lagi. Seni perangnya yang luar biasa inilah yang mengungkap kekalahan Uhud menjadi suatu kemenangan bagi orang Quraisy.

c.         Mulai masuk Islam
Ketika Khalid bin Walid memeluk Islam Rasulullah sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya.
Pada masa pemerintahan Abu Bakar, Khalid diamanahkan untuk memperluas wilayah Islam dan membuat kalang kabut pasukan Romawi dan Persia. Pada tahun 636, pasukan Arab yang dipimpin Khalid berhasil menguasai Suriah dan Palestina dalam Pertempuran Yarmuk, menandai dimulainya penyebaran Islam yang cepat di luar Arab.
Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab, Khalid diberhentikan tugasnya dari medan perang dan diberi tugas untuk menjadi duta besar. Hal ini dilakukan oleh Umar agar Khalid tidak terlalu didewakan oleh kaum Muslimin pada masa itu.

Karir
Semasa kariernya, ia merupakan salah satu panglima perang penting yang tidak terkalahkan dan terkenal sebagai panglima tertinggi pada masa Nabi Muhammad dan penerus-penerusnya. Dibawah kepemimpinan militernya lah Arabia untuk pertama kalinya dalam sejarah membentuk entitas politik yang bersatu, Kekhalifahan.
Dia tak terkalahkan lebih dari seratus pertempuran termasuk melawan Kekaisaran Byzantium, Kekaisaran Sassanid, dan sekutu-sekutu mereka termasuk juga suku-suku Arab di luar kekuasaan Khalifah. Pencapaian strategis dia ialah penaklukan Arab, Persia Mesopotamia dan Suriah Romawi hanya dalam waktu empat tahun pada tahun 632 ke 636. Kemenangan-kemenangan yang terkenal darinya ialah kemenangan telak pada beberapa pertempuran yaitu :
1. Pertempuran Yamama
2. Pertempuran Ullais
3. Pertempuran Firaz
4. Pertempuran Walaja
5. Pertempuran Yarmuk.
Awalnya khalid ialah orang yang memiliki peran penting dalam kemenangan orang Mekkah melawan orang Muslim dalam Pertempuran Uhud. Setelah terjadinya Perjanjian Hudaibiyyah, ia kemudian menjadi mualaf dan bergabung dalam beberapa ekspedisi Nabi Muhammad SAW. ia banyak mengikuti berbagai peperangan seperti Pertempuran Mu'tah. Pernah memimpin pasukan Madina masa Khalifa Abu Bakar dalam Perang Ridda, menaklukan Arabia tengah dan menaklukan suku-suku Arab. Dia menaklukkan Negara Satelit Arab Sasanid yaitu Al-Hirah, serta mengalahkan Pasukan Sasanid Persia dalam penaklukan Irak (Mesopotamia) dan menaklukkan Siria Romawi dan Negara Boneka Bizantium Arab yaitu Ghassanid.
Keluarga Khalid merupakan orang yang terpandang seperti Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Khalid ingin agar menjadi orang yang dapat mengatasi teman-temannya di dalam hal adu tenaga. Dari situlah ia kemudian masuk kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Ia mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Tidak hanya itu ia juga mempelajari hal memimpin angkatan perang.






















BAB III
PENUTUP

A.    SIMPULAN

Pada zaman Rosulullah saw terdapat banyak pigur tokoh yang sangat berpengaruh dalam Islam, namun secara umum para pigur ini ada yang shaleh dan ada pula yang salah.
Adapun pigur tokoh yang sholeh diantaranya Khalid bin Walid yang terbukti dengan perannya dalam perang yang membela umat Islam dan telah dipercaya oleh Abu Bakar sebagai sahabat Rosululloh yang diamanahkan dalam penyebaran atau perluasan wilayah dan Utsman bin Affan yang terbuktu dengan terpilihnya beliau sebagai khulafaurrasyidin.


B.     SARAN

Semoga dengan disusunnya makalah ini dapat dipergunakan dengan sebagaimana mestinya dan dapat memberikan banyak manfaat terkait dengan isi makalah ini untuk semua pihak yang ingin mengenal juah terhadap Islam.











DAFTAR PUSTAKA
http://digilib.uinsby.ac.id/4021/4/Bab%201.pdf